• Jumat, 27 Mei 2022

Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Perangi Tindakan Kejahatan Ekonomi

- Senin, 18 April 2022 | 14:55 WIB
Presiden Jokowi  Minta Semua Pihak Perangi tindakan Kejahatan Ekonomi (Foto : Setkab)
Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Perangi tindakan Kejahatan Ekonomi (Foto : Setkab)

ACEHTIMURSATU.COM | JAKARTA  - Pada peringatan 20 Tahun Gerakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT), Presiden Joko Widodo meminta semua pihak memerangi kejahatan ekonomi.Senin (18/04/2022), di Istana Negara, Jakarta.

 

“Yang pertama, kita perlu terus-menerus melakukan terobosan. Secepatnya melakukan transformasi digital yang mengadopsi regulatory technology, menemukan terobosan hukum atas berbagai permasalahan-permasalahan yang fundamental,” kata Presiden.

Kedua, Presiden meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus meningkatkan layanan digital, baik dalam mengembangkan platform layanan baru maupun menyempurnakan terobosan layanan digital yang sudah dimiliki.

Menurutnya, PPATK perlu mengembangkan pusat pelayanan digital yang lengkap, terintegrasi, real-time, dan mampu melayani para pemangku kepentingan dengan cepat, mudah, tepat, dan akurat.

Ketiga, Kepala Negara juga meminta seluruh kementerian dan lembaga, termasuk PPATK sebagai focal point dan financial intelligence unit harus jeli dan mampu bergerak cepat untuk menangani modus-modus baru tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme yang telah melewati batas-batas negara serta telah menjadi kejahatan internasional.

“Lakukan antisipasi sedini mungkin di berbagai tingkatan untuk mencegah upaya-upaya yang dapat mengganggu integritas dan stabilitas sistem perekonomian dan sistem keuangan kita. Dan, mengantisipasi peningkatan kejahatan ekonomi, seperti cybercrime dan kejahatan lain yang memanfaatkan kecanggihan teknologi,” ungkap Presiden.

Pada kesempatan ini pula, kepala negara mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada PPATK bersama para pemangku kepentingan yang selama dua dekade berupaya mengefektifkan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.

“Apa yang telah dicapai dalam dua dekade ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Tantangan-tantangan yang akan kita hadapi di masa depan akan semakin berat dan potensi kejahatan-kejahatan siber juga semakin meningkat. Muncul berbagai modus dan bentuk-bentuk baru kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme,” kata Presiden.

Halaman:

Editor: Muhammad Lukfarrazi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Jadwal Pencairan THR dan Gaji ke 13

Selasa, 19 April 2022 | 23:03 WIB

Ini Daftar Penerima THR dan Besaran THR

Sabtu, 16 April 2022 | 21:23 WIB

Kunker Ke Aceh, Wapres Ma'ruf Amin Serakan Bansos

Kamis, 14 April 2022 | 21:58 WIB

Biaya Ibadah Haji Tahun 2022 Meningkat

Rabu, 13 April 2022 | 22:23 WIB

Pemilu 2024, Bawaslu dan KPU Siap Mulai Tahapan

Rabu, 13 April 2022 | 19:20 WIB
X