• Senin, 4 Juli 2022

Ronny : Harusnya Bimtek Diadakan Buat Maling Dana Desa dan Backingannya

- Jumat, 20 Mei 2022 | 11:26 WIB
Ronny Harianto Koordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh
Ronny Harianto Koordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh

ACEHTIMURSATU.COM | ACEH TIMUR - Beragam komentar, sorotan dan kritikan dari aktivis, LSM serta Masyarakat yang ditayangkan diberbagai media portal terhadap pelaksanaan Bimtek satgas covid 19 di Kabupaten Aceh Timur, tak ketinggalan juga dari FAKSI.

 

Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Harianto melontarkan kritik tajamnya pada pelaksanaan kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis) Aparat Desa Se Aceh Timur di sebuah hotel megah di Idi Rayeuk, yang dinilai tidak wajar dari sisi penggunaan miliaran dana desa dan kualitas yang dihasilkannya.

 

"Mendingan kegiatan tersebut diperuntukkan bagi para maling - maling dana desa di Aceh Timur selama ini, berikut oknum - oknum yang diduga jadi backingannya, dan diduga aktif ikut maling atau mengutil dana desa selama ini, misalkan yang menyebabkan koruptor Dana Desa sulit dihukum, atau oknum yang memanfaatkan para penjahat itu untuk menguras dana desa di Aceh Timur," kata aktivis cadas itu, Jumat 20/5/2022.

 

Aktivis HAM Aceh itu berpendapat bahwa kegiatan seperti itu memang lebih tepat digelar bagi para terduga, tersangka atau koruptor dana desa di Aceh Timur yang jumlahnya diperkirakan cukup banyak, bahkan bimtek bagi maling - maling besar, terutama yang sudah divonis bersalah oleh pengadilan, sehingga bisa dijadikan pegiat anti korupsi, ibarat mekanisme rehabilitasi bagi napi narkoba agar dapat menjadi pegiat anti narkoba disaat atau setelah ia menjalani hukuman.

 

"Jadi dengan bimtek itu, mereka bisa sadar dari yang tadinya maling, tapi bisa dirubah jadi anti korupsi bahkan bisa mempengaruhi orang lain supaya tidak jadi maling atau rampok, menurut saya itu lebih tepat dan bermanfaat bagi upaya penyelamatan uang negara dan pembangunan karakter, ketimbang bikin acara miliaran hampir setiap tahun, tapi outputnya tidak jelas, lalu yang untung siapa?" sebut Ronny yang dikenal paling cadas mengkritik pemerintahan Aceh Timur selama ini.

Halaman:

Editor: Safrizal Julok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Buru OTK Pelaku Penembakan Di Aceh Besar

Jumat, 13 Mei 2022 | 12:03 WIB

Terpopuler

X