• Senin, 4 Juli 2022

Dugaan Perbuatan Melawan Hukum, WALHI Aceh Ingatkan PT. Medco E&P Malaka dan BPMA Agar Bisa Taat

- Rabu, 18 Mei 2022 | 16:30 WIB
Ahmad Shalihin Direktur WALHI Aceh
Ahmad Shalihin Direktur WALHI Aceh

ACEHTIMURSATU.COM | ACEH TIMUR - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh meminta PT Medco E&P Malaka dan Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) agar menghormati keputusan hakim tingkat pertama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan atas dugaan perbuatan melawan hukum telah memasang saluran gorong-gorong pembuangan air/cairan kotor/limbah.

 

Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin mendesak PT Medco E&P Malaka serta BPMA agar taat hukum dalam pengelolaan gas di Aceh, khususnya blok A Malaka yang terletak di Gampong Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur. 

 

"Sehingga perbuatan melawan hukum sebagaimana putusan PN Jakarta Selatan nomor 62/pdt.g/2020/pn.jkt.sel tertanggal 21 Februari 2022 tidak terulang kembali," kata Ahmad Shalihin.

 

Kendati masih dalam upaya hukum banding, kata Direktur WALHI Aceh yang akrab disapa Om Sol, putusan tersebut menjadi indikator catatan buruk bagi PT Medco E&P Malaka dan BPMA dalam pengelolaan sumber daya alam gas di Aceh.

 

Putusan bersalah ini, kata Om Sol, sebelumnya seorang warga setempat bersama empat orang kuasa hukum menggugat PT Medco E&P Malaka satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (Migas), dan BPMA atas dugaan perbuatan melawan hukum secara sengaja dan terencana.

Halaman:

Editor: Safrizal Julok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Buru OTK Pelaku Penembakan Di Aceh Besar

Jumat, 13 Mei 2022 | 12:03 WIB

Terpopuler

X