• Jumat, 27 Mei 2022

Tempat Persembunyiannya Terdeteksi, Saifuddin Lari Terbirit Birit

- Jumat, 8 April 2022 | 18:03 WIB
Saifuddin Ibrahim Pendeta Penista Agama Islam
Saifuddin Ibrahim Pendeta Penista Agama Islam

ACEHTIMURSATU.COM | AMERIKA SERIKAT - Saifuddin Ibrahim Pendeta Penista Agama dan Ujaran Kebencian yang kini diburu oleh Kepolisian dan FBI dan telah mendeteksi tempat persembunyiannya Di Amerika Serikat.

Namun Unggahan video diakun Youtube miliknya menyatakan tidak akan menyerah begitu saja.

Pendeta Saifuddin Ibrahim melarikan diri tempat persembunyiannya di Amerika Serikat. Dia kini berpindah - pindah tempat dari satu kota ke kota lainnya setelah polisi dan Federal Bureau of Investigation (FBI) mengetahui lokasi tempat tinggalnya saat ini.

Saifuddin berpindah tempat untuk menghilangkan jejaknya dari kejaran polisi atas kasus penistaan agama Islam dan ujaran kebencian. Saifuddin mengaku, dalam pelariannya itu, dirinya hanya meminta pertolongan kepada Yesus.

“Saya sedang menantikan Yesus itu, Yesus tolonglah saya dari pengejaran dan omongan kata-kata yang kasar dari kau mini Tuhan saya telah menjadi olok-olokan mereka Tuhan, saya ngomong begitu terus hanya berharap sama Yesus ,” kata Saifuddin dalam sebuah video terbarunya yang diunggah di saluran Youtube miliknya.

Saifuddin mengakui saat ini dirinya memang sangat ketakutan, namun dia yakin dirinya tidak akan ditangkap begitu saja. Percaya diri, Saifuddin mengklaim Tuhan akan menolong dirinya dari kejaran aparat.

"Jadi firman alkitab ini penghibur, saya selalu kalau lagi deg-degan lagi kuatir buka firman Tuhan, penghibur, menghibur diri, roh penghibur. Jadi jangan jangan takut walaupun saya dalam pelarian dari kota ke kota sepertinya saya ini paranoid," tuturnya.

"Ya Paranoid juga karena diakal-akalin padahal di Amerika ini ya enggak ada urusan saya ini akan ditangkap oleh FBI saya lebih takut sama FPI (Front Pembela Islam) hehe al kadruniah itu," katanya menambahkan

Dalam kesempatan itu, Saifuddin juga mengaku tidak akan menyerah begitu saja dengan pulang ke Indonesia. Dia mengatakan jika balik ke Tanah Air kondisinya pasti jauh lebih rumit.[]

Halaman:

Editor: Safrizal Julok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X