Bupati Membolehkan Gelar Takbiran di Masjid dan Shalat Idul Adha di Lapangan


HABAACEHTIMUR | PIMPINAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur pada prinsipnya diperbolehkan atau kelongaran izin kepada masyarakat Aceh Timur, dapat melaksanakan takbiran di masjid dan Mushalla serta gelar Shalat Idul Adha 1442 H di Masjid dan lapangan.

"Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Timur H.Hasballah Bin H.M Thaib SH dalam surat edaranya bernomor 440/7188 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Shalat hari raya Idul Adha dan pelaksanaan qurban 1442 Hijriah.dan  berdasarkan Taushiyah Majelis permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh nomor 5 Tahun 2021. Pada hari Senin, 12 Juli 2021.

Ada Beberapa point penting disampaikan Bupati Aceh Timur di mana pada maksudnya adalah  malam takbiran dilakukan di semua masjid dan Mushalla terbatas dan pelaksanaan shalat dilaksanakan di lapangan terbuka dan Masjid. Dan berdasarkan Taushiyah Majelis permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh nomor 5 Tahun 2021 tentang pelaksanaan Ibadah shalat I'd Idul Adha, penyeblihan Qurban dan kegiatan keagamaan 2021.

"Artinya surat edaran ini mengatur mengenai penerapan dan panduan untuk mencegah pengendalian dan memutus rantai penyebaran COVID-19 untuk melindungi masyarakat," dikutip edaran Bupati Aceh Timur disapa Rocky. 

Selain itu, bahwa surat ini mengatur mengenai penerapan prokes dalam penyelenggaraan shalat hari raya Idul Adha 1442 H pada 10 Dzulhijjah 1442 atau 20 Juli 2021 Masehi dan pelaksanaan qurban. Oleh sebab itu disampaikan  beberapa hal sebagai berikut.

Di samping itu,  hal ini dengan mempertimbangkan kondisi perkembanggan ekstrim COVID-19, seperti terdapat peningkatan yang signifikan angka positif covid-19, adanya mutasi varian baru di suatu daerah," sebut Bupati

Selain itu, memberikan rasa aman kepada masyarakat  dalam melaksanakan salat ldul Adha dan Qurban, maka disampaikan beberapa poin penting untuk dilaksanakan hal sebagai berikut.

"Pada prinsipnya di perboleh melaksanakan Takbir di Semua Masjid dan Mushalla , dengan ketentuan maksimal 10 (Persen) dari kapasitas dan tidak boleh takbir keliling," katanya

Kedua, Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H/ 2021 M dapat dilaksanakan di lapangan terbuka dan seluruh masjid serta mushalla, Tetapi wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat,;

"Ketiga, Seluruh jamaah untuk menggunakan masker sesuai prokes. Panitia diwajibkan menyediakan alat pengecek suhu tubuh untuk memastikan kondisi sehat. Untuk mempersingkat pelaksaan salat Idul Adha dan Khutbah Idul Adha dengan durasi waktu maksimal 15 Menit.

Lalu keempat, Untuk materi khutbah Hari Raya Idul Adha 1442 di usung tema Ibadah Qurban dan solidaritas di Masa Pandemi. 

Dan Kelima pemotongan qurban dilakukan di tempat pemotongan hewan dan dan luar rumah tetap mengikuti prokes. dan penditribusian daging kurban dilakukan oleh panitia kepada warga ditempat tinggal masing-masing;

Serta Keenam Panitia Hari Raya Idul Adha dan Qurban agar menyediakan perlengkapan prokes dan tetap berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan pihak tim satuan tugas Covid-19 dan keamanan agar standar prokes dapat dilaksanakan dengan baik aman dan terkendali," katanya.






Post a Comment

Previous Post Next Post

Terkini