Sah! Bupati Aceh Timur Larang Berpergian atau Mudik untuk ASN dan Keluarganya

Aceh Timur  - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur resmi melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarga melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah atau mudik dalam masa pandemi untuk mencegah Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) di masyarakat.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Aceh Timur No 440 /4017 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan atau Mudik dan Cuti Bagi ASN Dalam Masa Pandemi Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Sebelumnya, Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah juga menerbitkan Surat Edaran yang melarang pembatasan berpergian keluar daerah dan larangan cuti yang dimulai 6 sampai 17 Mei 2021.

Bupati Aceh Timur, H. Hasballah bin HM Thaib, SH menyampaikan bahwa pembatasan berpergian keluar daerah atau mudik bagi ASN dan keluarga.

"Upaya untuk pencegahan penyebaran Covid 19 bagi ASN, wajib melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta menerapkan prokes di sampaikan Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin HM Thaib, SH melalui Surat Edaran," kata Kadis Kominfo Aceh Timur Iswandi, S.Sos, Kamis (6/5/2021).

Berikut aturan lengkap larangan keluar daerah dan mudik Lebaran dan cuti 2021 bagi ASN. 

1. Berpergian pada peta zonasi risiko penyebaran virus corona yang ditetapkan oleh satgas penanganan Covid-19.

2. Peraturan dan kebijakan mengenai  pembatasan keluar dan masuk orang yang ditetapkan oleh Pemda Asal dan tujuan perjalanan.

3. Kriteria, persyaratan dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Satgas Prokes.

4. Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Pembatasan Cuti ASN di masa Idul Fitri 1442 Hijriah

1. ASN tidak mengajukan cuti tahunan selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah.

2. Selai cuti bersama, Pembina Kepegawaian tidak memberikan izin cuti tahunan bagi ASN, kecuali cuti melahirkan, sakit bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.


Sementara itu, Kepala Badan  Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Aceh Timur, T. Didi Farisha, S.STP, MAP menyampaikan terkait disiplin pegawai akan mengambil langkah-langkah penegasan disiplin.

Melakukan langkah-langkah yang diperlukan dan penegakan disiplin terhadap pegawai ASN. 

Apabila terdapat ASN yang melanggar hal tersebut, maka yang bersangkutan akan diberikan hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan PP Nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Nantinya setiap Kepala Perangkat Daerah melaporkan pelaksanaan Surat Edaran ini kepada Bupati Aceh Timur melalui Kepala BKPSDM Aceh Timur paling lambat 19 Mei 2021. (*)

Post a Comment

Previous Post Next Post

Terkini